Jumat, 09 Juni 2017

1000 Startup Digital


1000 Startup Digital, merupakan sebuah gerakan masif yang bertujuan membantu merealisasikan ide-ide brilian anak bangsa untuk menyelesaikan permasalahan berbasis digital. Dengan adanya gerakan ini diharapkan akan tercipta environment yang berfokus dalam pengembangan ide-ide startup. 1000 Startup Digital juga selaras dengan visi Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin ekonomi digital di Asia. Untuk itu perlu peran dan partisipasi aktif dari seluruh elemen.

Potensi industri digital di Indonesia saat ini sangatlah kompetitif. Terdapat sekitar 93,4 juta pengguna internet dan 71 juta pengguna perangkat telepon pintar di Indonesia. Kondisi itu merupakan modal besar bagi Indonesia untuk mengembangkan e-commerce dan bisnis aplikasi teknologi digital di Tanah Air. Volume bisnis e-commerce di Indonesia diprediksi akan mencapai USD 130 Miliar dengan angka pertumbuhan per tahun sekitar 50 persen.

Pemerintah Indonesia di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, bekerja untuk menciptakan peta jalan e-commerce dan ekosistem industri teknologi digital yang terus berkembang dan berkesinambungan.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah mendeklarasikan visi untuk menjadikan Indonesia sebagai ‘The Digital Energy of Asia’ di Silicon Valley pertengahan Februari tahun ini. Sejalan dengan visi tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama KIBAR, menginisiasi Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital dengan tujuan melahirkan perusahaan rintisan yang berkualitas dan memberikan dampak positif dengan menyelesaikan permasalahan besar di Indonesia. Gerakan ini ditargetkan dapat menciptakan 1.000 perusahaan baru dengan total valuasi bisnis senilai USD 10 miliar pada tahun 2020.

Untuk melahirkan 1.000 startup digital, strategi yang dijalankan adalah dengan mentoring dan pembinaan intensif melalui tahapan-tahapan sistematis di 10 kota yang memiliki infrastruktur serta fondasi digital yang kuat. Langkah pertama dimulai dari ignition¸ yaitu seminar untuk  menanamkan pola pikir entrepreneurship, yang menargetkan 4.000 peserta setiap tahunnya.

Pada sesi ignition, pola pikir enterpreneurship sangat ditekankan, dimana terdapat quotes yang menarik dari Yansen kamto bahwa "Pengusaha itu ya Berusaha, sedang Pengemis ya Mengemis". Hal ini merupakan sebuah tamparan mental bagi saya dan para peserta yang lain, bahwa dalam membangun sebuah usaha kita tidak bisa hanya meminta imbalan dari ide yang kita buat, tetapi harus punya keyakinan dan tekad kuat bahwa apa yang akan kita usahakan memang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sesi ignition juga dijelaskan secara umum bagaimana seharusnya kita memulai membangun sebuah solusi bagi masyarakat, dimana kita harus senantiasa melakukan validasi secara terus menerus untuk memastikan bahwa ide yang kita tawarkan memanglah sebuah solusi bagi permasalahan yang terjadi di masyarakat. Adapun berbagai cara untuk melakukan validasi, namun yang pasti hal ini membutuhkan kesabaran dan ketekunan.

Dalam membangun solusi kita juga perlu berangkat dari MVP (minimum viable product) yang merupakan fitur minimum yang harus ada di dalam produk ide yang akan dihasilkan. Dengan adanya MVP kita dapat melakukan validasi dan sekaligus improvement untuk membuat produk yang kita tawarkan dapat menarik dan solutif bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, sesi ignition ini ditutup dengan materi yang disampaikan oleh Putra Nababan, dimana bahwa dalam membangun sebuah startup digital, kita perlu membawa bekal skills dan kompetensi, di antaranya adalah fokus, persistence, leadership, agile thinking (creative), dan interpersonal communication skills. Hal ini sangat bermanfaat bagi para founders agar senantiasa fokus dan memiliki visi jangka panjang dalam menyelesaiakan masalah yang ada di dalam masyarakat

Selasa, 14 Januari 2014

KETERAMPILAN INTERPERSONAL

Karena sejatinya, manusia adalah makhluk sosial.
yang selalu membutuhkan satu sama lain.

Keterampilan Interpersonal, adalah keterampilan diri untuk berinteraksi dengan orang lain secara baik. Baik dalam artian dapat memposisikan diri dengan sosial dan lingkungan sekitar.

check this out !



thanks to ABDI , ANDHI , CAKRA , you're all AWESOME !!!

Senin, 13 Januari 2014

SFB EXPO 3



Hallo sobat sekalian.. Silahkan datang dan mengunjungi stand kami.. terima kasih

PROGRAM ANTRIAN OJEK



Pada zaman sekarang ini, kebutuhan akan sebuah kendaraan sangatlah penting, utamanya untuk kendaraan bermotor. Kendaraan sangat dibutuhkan guna mempercepat kerja manusia. Dengan adanya kendaraan bermotor, akan sangat menguntungkan manusia untuk berpergian ke tempat yang cukup jauh.
Sepeda motor adalah kendaraan yang sangat popular di zaman sekarang. Sepeda motor dinilai cukup efektif sebagai kendaraan sehari-hari manusia. Hal ini dikarenakan kelabihan sepeda motor yang dapat melaju dengan lincah dan gesit di antara padatnya lalu lintas di Indonesia. Sepeda motor juga telah menjadi sebuah kendaraan umum bagi mereka yang belum mampu membelinya. Ojek, yakni sebutan akrab untuk kendaraan umum yang memanfaatkan sepeda motor.
Keberadaan ojek di Indonesia juga dianggap sangat positif bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan waktu yang cepat untuk mencapai tujuan mereka. Namun, kendaraan umum ini masih belum terorganisir secara baik, yakni tempat mangkal mereka yang masih belum jelas. Terkadang pula, supir ojek harus sampai berebut penumpang dan hingga menyebabkan tawuran antar supir ojek. Oleh sebab itu perlu adanya sebuah wadah untuk mengorganisir kerja dari para supir ojek, agar tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak sepantasnya, yakni dengan bantuan “program antrian dan pemesanan ojek”.

Berikut adalah programnya

Selasa, 17 Desember 2013

Kalkulator Sederhana

Implementasi elemen-elemen berkaitan dengan GUI seperti : check box, radio button, text box, dll.
program penjumlahan sederhana dengan memunculkan hasil kalkulasinya dengan JOptionPane.

oleh Sasongko Kurniawan


check this out !

Sabtu, 09 November 2013

All out Attack, or, One out Attack ?


Sering di antara kita merasa bahwa kita tidak bisa menaklukkan sesuatu yang besar dengan kondisi kita sendiri. Rasa optimis dan positive thinking semakin berkurang jika kita melihat sesuatu yang besar di hadapan kita. “Sulit dan tidak mungkin”, itulah kata-kata yang sering kita ucapkan ketika kita melihat sebuah tantangan besar di hadapan kita. Padahal kita belum mencoba untuk melakukannya karena kita merasa pesimis dengan apa yang kita miliki. Namun, mari kita berpikir sejenak bahwa sesungguhnya apabila banyak orang yang berpikiran bahwa hal tersebut sulit dan tidak mungkin dilakukan, itu artinya bahwa tidak banyak orang yang mau melakukannya, sehingga apabila kita mencoba untuk melakukannya maka hal tersebut akan menjadi lebih mudah karena tidak ada saingan terhadap apa yang kita lakukan.

Passion dan motivasi untuk mencoba sesuatu adalah kunci pembuka kita terhadap pintu keberhasilan, selanjutnya adalah tinggal bagaimana cara kita membuka ppintu tersebut lebih lebar lagi. Kebersamaan serta kerjasama merupakan salah satu cara agar pintu keberhasilan tersebut semakin terbuka lebar. Dengan kerjasama dan kebersamaan, segala sesuatu akan terasa lebih mudah untuk dilakukan.



Coba kita bayangkan terhadap situasi pada gambar di atas dan posisikan diri kita pada tim di sebelah kiri. Mari kita renungkan bagaimana kita bisa mencetak gol dalam pertandingan bila mental para pemain seperti gambar tersebut. “All out attack” atau semua menyerang adalah instruksi yang diberikan kepada pelatih. Namun para pemain malah turun ke bawah dan hanya meninggalkan satu pemain di depan untuk menyerang. Keberuntungan dan keajaiban adalah harapan utama yang mungkin bisa dilakukan untuk bisa mencetak gol.

Melakukan sesuatu dengan sendiri akan terasa sangat sulit ketika kita tidak mendapat dukungan dari teman kita. Namun, apabila kita biisa bekerja sama DENGAN BAIK di dalam tim, maka lawan yang sesulit apapun atau segala sesuatu yang sesulit apapun akan terasa LEBIH MUDAH. "Bahwa tidak ada segala sesuatu yang tidak mungkin".   

Keterampilan Interpersonal
Sasongko Kurniawan
5213100019


Kamis, 07 November 2013

Bangun Pagi, dan Lebih Pagi, LAGI.



Banyak di antara kita yang sangat sulit untuk memulai membangunkan diri kita sendiri dari tidur yang lelap. Bangun pagi bukan lagi menjadi tradisi, khususnya untuk para mahasiswa. Padahal, bangun pagi hari selalu kita lakukan dari kecil hingga remaja, dari sd sampai sma. Namun, kegiatan “bangun pagi” sedikit demi sedikit mulai tertinggalkan dengan berbagai alasan, mulai dari karena begadang, kuliah siang, gak ada tugas, bla bla bla. Bangun pagi memang sangat sulit dan kita perlu membiasakan diri kita. Kita perlu merenungkan sejenak dan berpikir serta bertanya kepada diri kita. Terkadang kita juga merasa ada sesuatu yang menghalangi kita untuk bangun pagi, namun kita seperti tidak bisa melawannya.

Padahal, ketika kita sulit untuk bangun pagi, ada SHOLAT SUBUH yang tertinggalkan, dan apabila meninggalkan sholat subuh Allah Ta’ala akan menenggelamkannya kedalam neraka Jahannam selama 60 tahun hitungan akhirat. (1 tahun di akhirat =1000 tahun di dunia) maka sama halnya dengan disiksa selama 60000 tahun. “60000 tahun !”, “60000 tahun !”, “60000 tahun !”, “60000 tahun !”. Dan ketika kita meninggalkan subuh dengan tidur karena alasan duniawi, itu sama halnya dengan kita meninggalkan sholat dengan sengaja, dan orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja adalah orang kafir, dan orang kafir pasti masuk neraka.

Bukan niatan untuk menakut-nakuti, namun mari kita bangun kesadaran dalam kita sendiri agar menjadi orang yang lebih baik. lebih baik. lebih baik. Dan, lebih baik, LAGI.


KPP Install 1
Keterampilan Interpersonal 

Sasongko Kurniawan
5213100019

Rabu, 18 September 2013

JUDUL



Judul adalah bagian yang sangat penting dalam suatu artikel. Judul adalah kunci untuk kita menaklukkan minat pembaca. Judul yang spektakuler akan menarik minat kita untuk membaca artikel tersebut. Hal ini sama seperti kita membaca koran, dan hal pertama yang pasti kita baca adalah judul. Apabila judul tersebut menarik, pasti kita akan segera membaca artikel atau beritanya. Sama halnya saat kita akan menonton film di bioskop, hal pertama yang kita lakukan adalah membaca judul dan melihat posternya. Apabila sesuai dengan selera kita, kita pasti tak akan segan-segan membeli tiket untuk melihat film tersebut. 

Dalam kehidupan sehari-hari judul artikel, judul berita, dan judul film dapat diibaratkan seperti penampilan kita ("first looking"). Orang akan melihat kita, orang akan memperhatikan kita, dan bahkan orang juga akan mengabaikan kita berdasarkan penampilan awal kita. Ketika kita berpenampilan yang baik dan sesuai dengan tempat dan waktunya, maka orang akan memperhatikan kita dengan baik pula. Dan sebaliknya ketika penampilan kita tidak baik dan tidak sesuai dengan tempat dan waktunya maka kita akan diabaikan oleh orang-orang ketika kita berbicara. 

Banyak dari kita yang beranggapan bahwa "penampilan bukan segalanya, yang terpenting adalah isinya". Bukan salah memang, namun alangkah baiknya kalau pernyataan tersebut sedikit dirubah menjadi "penampilan itu segalanya, dan yang terpenting adalah isinya". Sebab, kita perlu ingat bahwa penampilan itu ibarat judul film dan yang kita bawakan atau kita sampaikan ibarat pesan-pesan yang terkandung dalam film. Ketika judul film sangat menarik namun tidak ada pesan yang kita dapat, maka film tersebut menjadi kurang sempurna. Begitu pula dengan judul film yang kurang menarik namun pesan dalam film sangat bagus, maka film tersebut akan kurang laku di pasaran. NAMUN, judul film yang spektakuler dan pesan yang menyentuh, akan menjadi trending topic di pasaran.

SEKIAN.

Written by :
Sasongko Kurniawan
5213100019
Keterampilan Interpersonal
SI-ITS-2013








Jumat, 13 September 2013

Mangkak

Banyak dari kita yang kurang memperhatikan akan penampilan kita. Sebuah fenomena umum sepertinya untuk kalangan pelajar. Seringkali masalah pakaian dikesampingkan, apalagi untuk pelajar yang tinggal jauh dari orang tua. Mereka yang tinggal jauh dari orang tua sering kali tidak mengurus akan pentingnya kebersihan (kebanyakan laki-laki). Baju-baju seringkali lama tidak dicuci, sehingga baju terlihat seperti lusuh tidak terawat. Warna baju yang semula cerah lama kelamaan menjadi kecoklatan atau keabu-abuan. Lalu, bagaimana solusi untuk memecahkan masalah tersebut? 

Sebuah pemikiran yang sedikit nyeleneh harus dilakukan, sebuah akal harus dipaksa keluar untuk mengatasi masalah seperti ini. Oke, mari kita pikirkan, bagaimana kalau kita memakai baju yang tidak akan terlihat lusuh walaupun tidak dicuci? apakah bisa demikian? BISA ! inilah jawabannya.


Tampak lusuh tidak akan terjadi lagi karena warna dari kaos semacam ini dapat menyembunyikannya. Coba kita pikirkan lagi, efektif bukan? Meskipun baju ini sudah lama tidak dicuci, tapi tetap saja baju ini akan nampak seperti sudah dicuci. 

Mungkin juga ini bisa dijadikan peluang bisnis bagi KITA KAMI (mamangkokom production) untuk menjadikan baju seperti ini menjadi trend di kalangan pelajar, khususnya mahasiswa. "Mangkak" diambil dari dua kata yang sangat bermakna, yakni maMANG dan koko(yang berarti kaKAK dalam bahasa cina).

SEKIAN dan TERIMA KASIH sudah membaca post yang sangat tidak jelas ini. Namun apabila anda berminat untuk memesan baju ini, atau bergabung dengan "mamangkokom production", silahkan hubungi 085785116xxx. 
#menengoKOM!

Kamis, 12 September 2013

All of Us



Surabaya adalah sebuah kota yang terbentuk dari dua kata yakni Sura dan Baya. Sura dan Baya adalah dua jenis hewan yang tempat hidupnya lebih banyak berada di air. Menurut legenda, dahulu Sura dan Baya adalah sahabat yang mengalami konflik dan akhirnya berujung pada perkelahian. Hal inilah mungkin yang mengakibatkan aliran air di Surabaya tidak kunjung bersih akibat perkelahian antara Sura dan Baya. TENTU TIDAK !!!

Surabaya memang dikenal dengan kota yang sangat sibuk, hingga cenderung mengesampingkan masalah lingkungan. Air tercemar sudah biasa, tapi kenapa? Kita sering melihat di daerah sungai lebih-lebih di kawasan sukolilo yang sungguh memilukan. Kita juga sering melihat banyak sampah yang masih menggenang di sungai-sungai. Sungguh memilukan. 

Mari kita pikirkan lebih dalam, apa penyebab dari semua ini dan siapa yang harus bertanggung jawab atas semua ini. Jawabannya adalah KITA. Kitalah yang menjadi penyebab tercemarnya air di sungai,  sikap acuh tak acuh dan tingginya ego dalam pikiran kitalah yang perlu diperbaiki. Kita juga yang harus bertanggung jawab atas semua ini. Bukan hanya pemerintah, bukan hanya petugas kebersihan, tapi KITA, ya "all of us".

Oleh sebab itu, mari kita ubah pola pikir kita, mari kita rendahkan ego dalam diri kita masing-masing dan buang jauh-jauh sikap acuh tak acuh dari diri kita. Karena dengan kerendahan hati kita bisa merubah segalanya, lebih baik.


Written by
Sasongko Kurniawan
SI-ITS 2013

Rabu, 11 September 2013

Apa Salahnya ?

Banyak diantara kita yang seringkali tidak menyadari akan maksud dari apa yang sedang kita lakukan. Kita hanya mengikuti apa yang biasa dilakukan orang-orang tanpa mengerti tujuan dari apa yang kita lakukan. Ibarat seekor ikan yang hanya berenang mengikuti air, dan ketika ikan tersebut terus mengikuti aliran air, ikan tersebut lama kelamaan akan mati karena tidak mendapat cukup oksigen. Sama halnya dengan kita yang tidak hanya mengikuti kebiasaan orang tanpa tahu maksud dan tujuannya. Kita akan mati atau tidak punya tujuan dalam hidup kita sama seperti ikan tersebut. 

Sebuah permasalahan rumit memang ketika kita akan melakukan perubahan-perubahan kecil untuk menantang arus. Akan ada banyak hujatan, ejekan, dan hinaan terhadap apa yang akan lakukan ketika apa yang kita lakukan tidak sesuai dengan kebiasaan orang-orang di sekitar kita. Tapi coba kita pikirkan kembali, apa salahnya ketika kita melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda? TIDAK ADA. Yang terpenting adalah selama kita tahu apa maksud dari yang kita lakukan. 

Banyak dari kita yang beranggapan bahwa ketika kita bersekolah hingga ke jenjang paling tinggi, kita akan lebih mudah mencapai kesuksesan. Tapi mari kita lihat dari sisi yang lain. Bagaimana dengan Bob Sadino? Bagaimana dengan bill gates? Apa mereka lulus sarjana? TIDAK. Tapi kenapa mereka bisa sukses?.......... Karena mereka tahu apa maksud dari yang mereka kerjakan. Mereka tahu mereka harus jadi apa. Dan pada akhirnya mereka memilih jalan yang berbeda dari apa yang bisa dilakukan orang-orang.

Jadi, mari kita pikirkan kembali apa maksud dari yang kita lakukan, dan beranilah mengambil langkah yang berbeda ketika apa yang sekarang sedang kita lakukan tidak sesuai dengan maksud dan tujuan kita. Karena tidak ada yang salah dengan apa yang kita lakukan selama apa yang kita lakukan mempunyai maksud dan tujuan.



Note :
Keterampilan Interpersonal
Sistem Informasi - ITS

Written by :
Sasongko Kurniawan
5213100019

Senin, 10 Juni 2013

KENALAN

Kenalan dulu ya..

Nama akte saya "Sasongko Kurniawan"
Panggilan normal saya adalah "Koko"
Panggilan nyeleneh saya adalah "Mamang" / "Kokom"
Saya berasal dari Kota Pisang - Lumajang, Jawa Timur
Saya Lahir di Lumajang tanggal 21 April 1995
Anak Kedua dari pasangan Heru & Yani
Hobi saya Futsal dan main PES.
Saya Mahasiswa ITS, FITF, jurusan Sistem Informasi

Oke cukup. Terima kasih dan salam kenal..